Pages

Friday, March 28, 2008

Mulut dan lidah

Salam. Saya terbaca artikel ini di sebuah portal ilmuan. Meskipun ia seakan perkara mudah, namun kerapkali kita mengabaikannya atau mungkin juga terlupa. Saya kongsikan di sini untuk renungan bersama dan sebagai langkah untuk mengingatkan diri saya sendiri, insyaAllah...

Salah satu nikmat yang diberikan oleh Allah swt adalah nikmat lisan. Ia, meskipun kecil bentuknya, namun sangat besar pengaruhnya bagi kebaikan dan keburukan seseorang. Dengan lisan seseorang dapat megungkapkan apa yang dia inginkan, dengannya manusia dapat saling berkomunikasi, manusia dapat saling memberikan kebaikan dan manfaat kepada sesama. Tetapi di sebalik itu semua, lisan juga dapat menjadi sumber bencana.

Berbicara adalah sesuatu yang pada hemat saya, amat sukar. Jika yang dimaksudkan hanya sekadar mengeluarkan suara, kata-kata ataupun bunyi maka itu merupakan hal yang mudah bagi setiap orang yang memiliki lisan normal. Tetapi kalau yang dimaksudkan adalah mengucapkan kata-kata yang baik, bermanfaat, membawa nasihat, maka tidak setiap orang bisa melakukannya dalam setiap kalimat yang dia ucapkan.

Oleh kerana itu, Islam membimbing kita dalam hal ucapan ini, seperti; "Ucapkanlah perkataan yang mulia, ucapkanlah perkataan yang baik, ucapkankanlah perkataan yang mudah," dan sebagainya. Jauhi dari mengucapkan perkara-perkara yang buruk seperti; Lahwal hadits (ucapan sia-sia), qauluz zuur (ucapan kedustaan dan palsu), lahwun wa la'ibun (kesia-sian dan main-main), qiila wa qala (menyebarkan gosip), laghwun atau lagha, ghibah, namimah dan yang seerti dengannya.

Mungkin juga kita sering mendengar kata-kata hikmah seperti ini; lebih baik diam daripada berkata-kata, jika dengan berdiam diri itu akan membawa kepada kebaikan dari kemusnahan. Wallahualam.

"Sesungguhnya Allah Swt akan melewatkan dari ummatku (tidak menyiksa) terhadap apa-apa yang terlintas dalam benak atau yang dikatakan oleh jiwanya (hatinya) selagi dia tidak mengerjakan atau mengucap kannya." (HR. al-Bukhari).

2 comments:

CikguZue said...

lara...padanla dah lama tak berblog...adakah 'kerana menjaga mulut dan lidah'? heheh...selamat kembali.
Yang baek2 teruskan saja yea lara...

Manjlara said...

cikgu - muehehehe! masih berblog, cuma kdg2 takut tersalah cakap/tulis :D